3.28.2012


Langkah-langkah pembuatan schematic diagram:
Ø  Buka program express SCH
Ø  Klik icon komponen dan simbol manager kemudian pilih komponen yang ingin dirangkai. Untuk komponen yang diperlukan dapat dilihat sebagai berikut.
1.         3 buah semiconductor – diode
2.         1 buah misc - transformer
3.         6 buah passive - capasitor polarized
4.         11 buah passive - resistor
5.         1 buah IC
6.         4 buah passive -  capasitor
7.         1 buah  passive potentiometer
8.         3 buah semiconductor -  transistor NPN
9.         1 buah semiconductor – diode bridge
10.     1 buah misc – fuse

Untuk penghubung antar komponen bisa digunakan icon place a wire. Adapun lingkaran yang terdapat pada transistor bisa menggunakan icon add circle or arc in new component. Kemudian, text pada setiap komponen, kita bisa menggunakan place text, dan sebagainya.
Ø  Setelah memilih setiap komponen dan simbol maka klik insert into schematic atau klik enter pada keyboard untuk menampilkannya di lembar kerja.
Ø  Rangkailah setiap komponen dan simbol yang telah dipilih dengan menggunakan tollbox berbentuk garis di sebelah kiri (place a wire). Di  lembar soal tampak beberapa titik ini artinnya kawat yang bersilangan saling terhubung,untuk membuat titik pada daerah itu gunakakan tollbox place pin on new component di kiri lembar kerja. Ada beberapa komponen yang perlu diputar, maka putar komponen dengan menggunakan toolbox berbentuk lingkaran di bagian atas rotate (excluding text).
Ø  Beri penjelasan pada setiap komponen dengan double klik pada komponen itu lalu isikan pada part id atau part name or value lalu klik ok.
Ø  Segera simpan jika semua komponen selesai dirangkai.
Ø  Klik file – export schematic image, lalu klik bitmap 300 pixels perinch lalu klik ok, untuk menyimpan diagram skematik dalam format BMP agar bisa dicopy ke microsoft word.

KETERAMPILAN MEMMBERIKAN PENGUATAN


       I. Rasional
Respon terhadap tingkah lakuyang dapat meningkatkan kemungkinan berulangnya  tingkah laku “tersebut”.

    II.Prinsip Penggunaan
Ø  Hangat dan antusias
Ø  Kebermaknaan
Menghindari penggunaan respon yang negative (teguran yang berupa hinaan).

 III.Cara Penggunaan
Ø  Penguatan pada pribadi tertentu
Jelas dan tertujukepada sasaran, sambil menunjukkan sikap yang hangat dan antusias.
Ø  Penguatan kepada kelompok siswa
Contoh : Bapak sangat senang kalian telah menyelesaikan tugas ini dengan baik.
Ø  Pemberian penguatan dengan segera
Ø  Variasi dalam penggunaan.
(kadang-kadang gunakan kata bagus, tangan jempol dsb).

 IV.Komponen
A.    Penguatan Verbal
Seperti kata pujian, dukungan, pengakuan yang digunakan untuk menguatkan tingkah laku siswa berupa balikan atau informasi kepada siswa mengenai penampilannya.

Penguatan verbal dapat dinyatakan dalam dua bentuk yaitu :
  1. Kata-kata : ya, benar, bagus sekali, betul.
  2. Kalimat : pekerjaanmu baik sekali dsb.



B.     Penguatan Non Verbal
  1. Penguatan berupa mimic dan gerakan badan seperti, senyuman, tangan ibu jari, tepukan tangan.
  2. Penguatan dengan cara mendekati (proximity) yaitu mendekatnya guru kepada siswa.

Dapat dilakukan seperti :
Ø  Berdiri disamping siswa
Ø  Berjalan menuju kearah siswa
Ø  Duduk dekat seseorang atau orang lain.

  1. Penguatan dengan sentuhan
Seperti menepuk bahu siswa dsb.
  1. Kegiatan yang menyenangkan
Kalau selesai mengerjakan tugas ini anda dapat mengikuti kegiatan refresing.
  1. Penguatan berupa simbolik/benda
Seperti :
Ø  Memberi komentar pada tugas, atau buku catatan siswa
Ø  Pemberian bintang pelastik dsb.
  1. Penguatan tak penuh
Seperti : Ya !! jawabanmu sudah baik tetapi perlu disempurnakan.
Coba yang lain.

3.20.2012

bayangan yang dibentuk oleh cermin cembung


Beberapa sifat cermin cembung dapat diperlihatkan dengan menggunakan kotak sinar dari model cermin cembung. Sebuah lukisan yang dihasilkan ketika berkas-berkas sinar sejajar sumbu utama menuju cermin cembung dengan sudut buka kecil. Sinar-sinar pantul pada cermin cembung bersifat memancar (divergen). Sinar-sinar sejajar seakan-akan dipantulkan berasal dari satu titik dibelakang cermin. Titik ini disebut titik fokus (F)utama atau titik api utama. Karena letak titik fokus dibelakang cermin, maka disebut titik fokus maya atau titik fokus semu.
Untuk ukuran yang sama, cermin cembung memberikan medan penglihatan yang lebih luas dibandingkan dengan cermin datar. Oleh karena itu cermin cembung digunakan pada kaca spion mobil. Kerugian menggunakan cermin cembung adalah bayangan yang dihasilkan lebih kecil.
 ....................................................................(2.1)
dan
................................................................(2.2)
Keterangan:     f           = jarak fokus / titik api cermin (m)
R          = jari-jari kelengkungan cermin (m)
s           = jarak benda terhadap cermin (m)
s’         = jarak bayangan terhadap cermin (m)

gelombang pada tali


Gelombang adalah suatu gangguan yang menjalar dalam suatu medium. Harus dibedakan antara gerak gelombang (gangguan) yang biasa disebut sebagai perjalanan gangguan dan gerak medium. Dalam gerak gelombang, biasanya medium hanya bergerak sedikit akan tetapi gelombangnya dapat menjalar jauh. Pada dasarnya pernyataan di atas hanya berlaku untuk gelombang mekanik.
Berdasarkan ampiltudo gelombang dikelompokkan menjadi 2 yaitu:
1.      Gelombang berjalan, yaitu gelombnag yang amplitudonya tetap disetiap titik yang dilalui gelombang misalnya gelombang yang merambat pada tali yang sangat panjang.
2.      Gelombang stasioner (diam), yaitu gelombang yang amplitudonya berubah-ubah misalnya gelombang pada senar gitar.
Gelombang pantul mempunyai simpangan yang berlawanan dengan simpangan gelombang datang, atau dikatakan bahwa gelombang pantul mempunyai fase yang berlawanan dengan fase gelombang datang. Bagian tali yang terikat terikat pada tembok mempunyai simpangan. Akibatnya jika suatu pulsa gelombang sampai pada ujung terikat selalu nol. Bentuk pulsa selama berada di daerah ujung terikat ini dapat terbentuk.
Contoh gelombang berdiri adalah gelombang yang terjadi pada kawat yang digetarkan. Frekuensi gelombang yang terjadi adalah:
.................................................................(1.1)
Keterangan:     f    = frekuensi (Hz)
F   = gaya (N)
 = massa persatuan panjang tali (kg m-1)
 = panjang gelombang (m)